Anggaran Pemeliharaan Ruas Jalan Provinsi Banten, Diduga Tidak Transfaran

INDONESIASATU.CO.ID:


Pandeglang, Banten,- Anggaran pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Provinsi Banten, di area Wilayah kerja Kabupaten Pandeglang, tepatnya diruas jalan Cigadung hingga Cipacung ditenggarai tidak transfaran.

Dari pantauan indonesiasatu.co.id dilapangan, Selasa (23/10), teknis pelaksanaan pekerjaan diduga asal -asalan dan terbukti pada ruas jalan Cikupa Pandeglang, pekerjaan dilaksanakan disiang hari, tentu akan berdampak tidak efektifnya pekerjaan tersebut.

Selain anggaran yang diduga tidak transfaran, specifikasi kontruksi pun menjadi pertanyaan. Apakah hasil pekerjaan tersebut maksimal atau tidak...? Tidak hanya itu akibat pekerjaan dilakukan disiang bolong, aktifitas pengguna jalan menjadi terhambat, lantaran terjadinya kemacetan arus lalu lintas diseputar jalan tersebut.

Indonesiasatu.co.id mencoba mendatangi Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan jalan dan jembatan DPUPR Provinsi Banten yang berlokasi di jalan raya Labuan KM 5, Cikoneng Pandeglang-Banten. Namun disesalkan Kepala UPT sedang tidak ada dikantor dan pegawai dinas lain pun tidak ada satu pun yang dapat menjelaskan perihal anggaran pemeliharaan ruas jalan itu. 

Salah satu pegawai yang enggan disebut namanya pada indonesiasatu.co.id menyampaikan untuk mencoba mengkonfirmasi terhadap pelaksana teknis kegiatan berinisial 'SD'.

Melalui telphon selularnya ketika dihubungi indonesiasatu.co.id, 'SD', mengatakan untuk anggaran biaya pekerjaan pemeliharaan dirinya mengaku tidak mengetahui.

"Kalau soal berapa anggarannya saya tidak tahu pak. Sebab saya hanya pegawai bawah dan hanya selaku pengawas kegiatan saja", aku 'SD'.

Namun untuk pekerjaan yang tengah dilaksanakan yakni pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Cigadung hingga Cipacung.

"Pekerjaan ruas jalan itu pak yang tengah dilaksanakan dan saya selaku pengawasnya. Untuk pekerjaan pemeliharaan itu kami gunakan aspal tri laston", imbuhnya. (dhank)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita