BPBD Pandeglang Gelar Pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana

INDONESIASATU.CO.ID:

Pandeglang, Banten,- Bencana alam kerap menimpa negeri ini. Belum lepas dari ingatan kita gempa bumi yang disertai naiknya gelombang ombak laut (Tsunami), begitu dahsyat dan memporak-porandakan Kota Palu, Sigi dan Donggala. Akibatnya selain menelan korban jiwa, peristiwa itu pun merusak dan menghancurkan infrastruktur kota di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, hingga 9 Oktober 2018 pekan lalu saja jumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 2010 orang. Data ini merupakan data BNPB yang disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutop Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa 9 Oktober 2018.

Untuk mengatasi terjadinya bencana, Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menyelenggarakan pembentukan sekaligus pelatihan, terhadap relawan penanggulangan bencana, yang dilaksanakan selama dua hari mulai dari Senin (22/10) hingga Selasa (23/10), di kawasan Pantai Carita Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang-Banten.

Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat kepada indonesiasatu.co.id via WhatAaps Senin (22/10) mengatakan, tujuan dari pembentukan dan Pelatihan relawan ini adalah dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, guna penyelenggaraan penanggulangan bencana.

"Kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 339 orang, dari 326 desa dan 13 Kelurahan. Untuk perdesa/kelurahan diwakili satu orang relawan", tandasnya seraya berharap, peserta pelatihan dapat menyerap setiap materi dari pelatihan ini. Karena hal itu penting bagi mereka untuk dapat diaplikasikan kepada masyarakat yang terkena musibah bencana yang kita tidak tahu kapan datangnya bencana, karena semua hanya Allah SWT, yang maha tahu segalanya. 

"Tapi semoga kita semua terhindar dari bencana dan kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin", imbuhnya. (dhank)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita